Car Free Day Bandung

Jadi ahad lalu saya berkesempatan untuk merasakan suasana car free day (CFD) di Bandung. Oiya, karena di Bandung jadi dilafalkannya ce-ep-de. Bandung jadi kota ketiga yang pernah saya cicipi suasana CFD-nya setelah Jakarta dan Malang. Well, untuk Malang sebenernya cuma numpang lewat sih hehehe.. Itu pun cuma ngerasain bubaran dan basian keramaian di Jln. Ijen dan Semeru doang.. Beda sama CFD Jakarta yang belakangan ini sering dikunjungin, dari baru mulai jam 6 sampe pengen udahan. Agak ironis juga kalo mikir belum pernah ke CFD Bekasi yang, meskipun cuma dua minggu sekali, hanya selemparan batu (ngelemparnya sambil ngangkot tapi) dari rumah hehe..

Anyway, back to CFD Bandung. Perbedaan yang mencolok antara CFD di sini sama yang di Jakarta menurut pengamatan saya adalah konsentrasi massanya. Kalo di Jakarta biasanya hanya terpusat di beberapa titik kayak Bundaran HI (the most crowded one), Sarinah, Bundaran Air Mancur Indosat, Dukuh Atas, sama di Semanggi. Di Bandung, hampir sepanjang Jln. Ir. H. Juanda (Dago) yang dijadiin rute CFD mulai dari Cikapayang sampe Simpang Dago McD itu isinya massa berjejalan. Jadi gak ada titik-titik lokasi tertentu yang relatif lebih rame dari yang lain. Mungkin ini karena rutenya yang jauh lebih pendek dari rute CFD di Jakarta. Paling cuma 1,5 km jika emang cuma dari Cikapayang ke Simpang Dago (saya kurang tau apakah rute ini ada extended versionnya).

Hal lain yang ngebedain CFD Bandung sama Jakarta adalah orientasi pengunjungnya (halah!). Di Jakarta kebanyakan yang dateng ke rute CFD emang buat olahraga, entah untuk sepedahan, lari, jogging, atau cuma jalan kaki. Dan hal ini dimungkinkan karena kondisi jalanan emang nggak senggol bacok. Lega dan bisa nyalip sana sini. Sedangkan di CFD Bandung, rata-rata sih sepertinya emang cuma ingin nikmatin suasana: hunting foto, liat-liat ‘pemandangan’, ikut dalam keriaan yang diadain di jalanan, dsb. Yang pasti emang kurang kondusif kalo niatnya mau olahraga yang bener: kalo lari harus gesit nyalip-nyalip (atau nyelip?) di tengah keramaian, yang sepedahan kadang cuma bisa ditenteng tanpa dikendarain, dsb. Bisa jadi juga karena yang emang niatnya serius olahraga pada berada di Gasibu atau Sabuga, jadi yang ada di Dago ini emang mereka yang niatnya sightseeing doang..

Tapi bukan berarti CFD Bandung kurang menarik, justru banyak yang gak ada (jarang ditemui) di CFD Jakarta. Lagian tiap kota pasti punya karakteristiknya sendiri, gak bisa dinilai mana yang lebih superior dibanding yang lain. Misalnya waktu saya di situ lagi ada flashmob zombie dance yang diadain sama Mampang TV (yeah you know them). Trus di sini juga banyak stasiun radio yang ngadain acara off air sambil ngediriin panggung hiburan. Di Jakarta juga sesekali ada sih, tapi gak ada yang sampe bikin lomba karaoke buat pengunjung kayaknya :)) Soal pengunjung, mayoritas di sini warga lokal atau turis domestik. Ketauan dari beberapa percakapan medok diantara sekelompok anak muda yang mencolok di tengah-tengah khalayak berbahasa Sunda. Pengunjung ekspatriat/turis asing dikit banget, kalo ini menang Jakarta ke mana-mana (yaiyalah..) Selebihnya sih cukup standar CFD: atraksi seniman jalanan, sekelompok mahasiswa yang jualan kue/barang/bunga/entah apa buat nyari dana kegiatan kampus, ibu-ibu senam, mamang-mamang batagor dan somay (btw, jajanan yang paling hitz disini itu sosis bakar), dll.

Nilai plus di CFD Bandung adalah keberadaan tempat sampah organik-non organik berlogo Pemkot Bandung yang ditempatin di median jalan tiap radius beberapa meter. Meski tempat sampahnya cuma seukuran ember kecil, dan orang-orang juga masih banyak yang ndableg buang sampah sembarangan, setidaknya ini langkah bagus untuk mendisiplinkan warga dan pengunjung CFD. Namun minusnya, di sini masih sering dijumpai pengguna sepeda motor yang dengan cueknya lalu lalang di tengah kerumunan massa CFD tanpa ada sanksi dari petugas DLLAJR atau yang ngawasin pelaksanaan CFD ini. Beberapa cukup tau diri sih, dengan matiin mesin motor dan dituntun sepanjang jalan. Tapi beberapa juga gak tau malu maen slonong bae. Mungkin kalo kena tilang ngelesnya: “kan car free day, bukan motorcycle free day..” *kali*

Dan ini beberapa foto-foto yang sempat diambil di CFD Bandung dengan menggunakan kamera hape (sebagian juga hasil capture video dari hape yang sama). Pengen ngerasain yang di luar Jawa deh sekali-kali.. (entah kapan…)

Image

Image

Image

Image

Image

Ihiy, foto pre-wed! (sepertinya)

Image

Image

Image

Image

Image

WTF, motorcycle on CFD?

Image

Image

Image

Image

Ujung-ujungnya ke Gasibu + Gedung Sate juga :))

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s