Mencairkan Dana JHT Jamsostek

Berurusan dengan birokrasi seringkali dianggap merepotkan. Apalagi jika ada sangkut pautnya sama duit. Biasanya jadi lebih lama atau ada pungutan-pungutan uang siluman yang gak jelas dasar pemberlakuan dan peruntukkannya. Tapi siapa sangka pengurusan pencairan dana jaminan hari tua (JHT) Jamsostek ternyata segitu mudah dan lancarnya?

Sebenarnya sudah cukup lama saya ingin mencairkan dana terendap ini yang bersumber dari potongan gaji semasa bekerja di swasta dulu. Sebagai info, pencairan dana JHT Jamsostek dapat dilakukan jika (a) masa keanggotaan telah melewati 5 tahun, atau (b) menjadi PNS/anggota Polri/TNI. Kebetulan saya telah eligible untuk melakukan pencairan sejak dua tahun lalu karena telah memenuhi syarat kedua (meskipun keanggotaan Jamsostek belum genap lima tahun), tapi karena satu dan lain hal (baca: malas) akhirnya baru dicairkan beberapa hari lalu. FYI juga, keanggotaan Jamsostek saya hanya di satu perusahaan saja, jadi jika sebelumnya pernah bekerja di lebih dari satu perusahaan (dan akibatnya punya banyak kartu keanggotaan Jamsostek), mungkin tulisan ini kurang layak dijadikan referensi. Begitu pun untuk yang ingin mencairkan dana JHT karena sudah menjadi abdi negara dan belum genap lima tahun masa keanggotaannya (meskipun, konon, hanya perlu ditambah lampiran SK pengangkatan CPNS/PNS saja di kelengkapan persyaratannya).

Jadi, untuk pencairan dana JHT Jamsostek hanya perlu 4 dokumen utama:

  1. Kartu Peserta Jamsostek asli.
  2. Kartu Tanda Penduduk, asli dan fotokopi
  3. Kartu Keluarga, asli dan fotokopi
  4. Surat keterangan berhenti kerja dari perusahaan yang tertera di Kartu Peserta Jamsostek, asli dan fotokopi

Sebenarnya ada tambahan dokumen yang sifatnya opsional, yaitu buku tabungan dari Bank Mandiri (sejauh ini yang saya tau cuma Mandiri saja yang bekerjasama dengan Jamsostek) jika ingin pencairan dana JHT langsung ditransfer ke rekening pribadi. Saya sebenarnya punya rekening Mandiri dan niat awalnya juga pengen ditransfer langsung biar gak ribet, tapi pas dicari-cari buku tabungannya gak ketemu. Walhasil, dokumen yang dilampirkan hanya 4 itu tadi saja.

Setelah melengkapi semua dokumen, tinggal datang saja ke kantor Jamsostek manapun. Saya waktu itu datangnya ke kantor cabang Jamsostek cabang Wahid Hasyim (dekat Jalan Sabang) dengan pertimbangan semata karena yang paling mudah dijangkau naik kereta (tinggal jalan kaki dari Stasiun Gondangdia). Di cabang tersebut (dan mungkin juga di seluruh cabang), jam bukanya adalah pukul 08.30. Tidak perlu datang pagi-pagi banget karena pas saya tiba sekitar jam 8.45 ternyata masih dapat antrian nomor 5. Terhitung sepi dan tidak terlalu banyak yang datang ke sana, padahal di bayangan saya tadinya kayak antrian di kantor Imigrasi yang dari pagi buta orang-orang udah pada ngantri. Begitu tiba, resepsionis akan menanyakan keperluan kita dan meminta KPJ asli untuk diverifikasi apakah memang sudah bisa dicairkan atau belum. Oiya, patokan 5 tahun masa keanggotaan itu bukan dihitung dari awal kita masuk ke perusahaannya ya, tapi dari bulan dan tahun yang tertera di KPJ masing-masing, dan itu pun harus ditambahkan 1 bulan masa tunggu. Jadi biar aman, pastiin udah melebihi 5 tahun 1 bulan dari waktu yang tertera di dalam KPJ.

Jika sudah dinyatakan bisa dicairkan, tinggal isi formulir pencairan dana JHT dan surat pernyataan yang bisa diambil di dalam kantor. Isian pertanyaan standar sih, data pribadi dan perusahaan tempat kita bekerja sebelumnya, termasuk kapan resign dan gaji terakhir. Di form itu juga ada tempat untuk menempel materai Rp 6000, tapi pas saya kemarin ngurus ternyata gak diminta tuh. Tunggu nomor antrian dipanggil, serahkan semua kelengkapan data yang diminta, difoto pake webcam sama petugas, KPJ diambil dan semua dokumen asli dikembalikan, dan sudah. Karena saya gak bawa buku tabungan dan berarti dibayarkannya nanti secara tunai, si petugas bakal ngasih salinan form yang kita isi sebelumnya dan diminta untuk datang kembali seminggu kemudian untuk mengambil dana yang telah dicairkan. As simple as that.

Seminggu sesudahnya, saya datang kembali ke kantor cabang Jamsostek tersebut, tidak perlu mengambil nomor antrian dan langsung ke kasir. Serahkan salinan form yang dikasih seminggu sebelumnya, tunggu sebentar, dan ketika dipanggil lagi tinggal beranjak ke teller Bank Bukopin (masih di tempat yang sama) untuk menerima uangnya. Total waktu yang dibutuhkan untuk pencairan dana JHT Jamsostek di cabang ini cuma 1,5 jam (sudah termasuk waktu ngantri dan menunggu)! Satu jam ketika pengurusan awal di counter, dan setengah jam ketika tinggal ngambil duitnya seminggu kemudian. Pelayanannya pun profesional dan memuaskan, udah serupa dengan pelayanan di bank-bank nasional.

Jika ingin tau ancer-ancer duit yang bakal diterima bisa dicek dulu sih di website Jamsostek. Pertama harus buat akun dulu, lalu nanti setelah log in, tinggal dicek di menu “Buku JHT” dan liat saldonya berapa. Dari pengalaman saya gak beda jauh dengan yang diterima nantinya kok. Duitnya terhitung lumayan untuk dana yang dibiarkan mengendap 5 tahun :D Jadi jika ngerasa udah lebih dari 5 tahun menjadi anggota Jamsostek, atau telah beralih menjadi jama’ah Askes, dan lagi kepepet atau pengen ngerasain sensasi uang kaget, gak ada salahnya nyoba ngurus pencairan dana JHT Jamsostek ini. Selama dokumen-dokumennya lengkap terpenuhi dan telah memenuhi syarat, proses pengurusannya berlangsung sangat lancar dan memuaskan. :)

Advertisements

42 thoughts on “Mencairkan Dana JHT Jamsostek

  1. Pingback: Tentang pembuatan paspor online di Kanim Bekasi | kehendakbaru[dot]wordpress[dot]com

  2. Saya mau tanya ni.. Awal kepesertaan jamsostek saya Desember 2008 dan sekarang sudah bulan Januari 2014.. Kira-kira kapan Tanggal berapa saya bisa mencairkan Dana JHT saya ?

    • Kalo awal kepesertaannya Desember 2008, seharusnya Desember 2013 lalu sudah bisa dicairkan. Namun mengingat biasanya harus nunggu +/- 1 bulan setelahnya, amannya sih coba datang Februari ini aja. Atau coba datang langsung ke kantor Jamsosteknya (sekarang BPJS Ketenagakerjaan). Biasanya ada semacam resepsionis yang bakal nanya keperluan dan minta KPJ untuk dicek apakah sudah bisa dilakukan pencairan atau belum.

  3. klw awal kpersertaan jamsostek sy 01 januari 2009 skrg dah januari 2014 sudah bsa diambil blm? cm alamat ktp sy sudah berubah nih gan…kk jg dah pnya kk sendiri gan …tolong dong info nya gan…

    • Seharusnya udah bisa, tapi seperti yg saya tulis sebelumnya, sebaiknya tunggu 1 bulan dulu. Jasi kalo mau dicairkan mungkin bisa coba pas Februari nanti. Data alamat di KTP sama KK kayaknya gak gitu ngaruh, KTP saya juga soalnya beda alamat waktu pas pertama jadi anggota Jamsostek sama pas pencairan.

  4. Sy punya 2 kartu dri perusahaan berbeda.. dan dua2 nya udh resign.. yg satunya sejak Sept 2008, yg kedua sejak April 2011. itu bisa dicairkan dua2nya ato yg pertama aja ya?

    • Kalo menurut saya (mungkin salah), dua-duanya bisa dicairkan secara terpisah. Mungkin yang lebih pasti yang pertama karena masa keanggotaannya telah terpenuhi untuk bisa dicairkan. Tapi untuk lebih pastinya mendingan mas Alex langsung tanya via email/telepon ke CS Jamsostek (sekarang BPJS Ketenagakerjaan) aja.. Siapa tau ada perubahan persyaratan, termasuk syarat lama masa keanggotaan sebelum bisa melakukan pencairan dana JHT :)

    • Gak perlu, toh kita juga harus bawa yang aslinya. Yang fotokopian itu nantinya bakal buat Jamsosteknya sebagai arsip, yang asli tetep kita pegang. Fungsinya cuma buat nyocokin + arsip aja

  5. Iya saya sdh 5 tahun lebih blm cair kan dana jamsostek saya.saya dulu gajinya jg di trf melalui mandiri.tp skrg mandirinya sdh tdk aktif,gpp yaa kl mandirinya ga aktif lg. Musti ada surat keterangan tempat berhenti bekerja yaa?kl engga ada ga bisa ya?trims.

    • Gak masalah kalo udah gak punya rekening aktif di Mandiri, toh ada pilihan uang JHTnya dibayarkan cash.. Tapi kalo untuk surat keterangan berhenti bekerja sepertinya syarat mutlak untuk pencairan dananya.

  6. Ternyata sekarang proses pencairan jht sudah lebih simple. Asal semua persyaratan lengkap, jht yang dicairkan secara cash bisa diambil langsung di hari yang sama saat pengajuan klaim jht dengan menunggu kurang lebih 1-2 jam. Sedangkan jika ingin cair secara transfer maka harus menunggu sekitar 7 hari dr hari pengajuan. Semoga infonya bisa membantu :)

  7. agan… mau tanya ini. 1. jadi cairkan JHT tu bs disemua cabang jamsostek y? misal aku terdaftar di kantor cabang A. trs aku bs g di kantor cabang B? 2. aku pernah denger dari temenku. sebelum masa kepersertaaan 5tahun tu temenku uda bs ambil JHT soalnya uda dapat bukti rekom dari prshaan klo uda g krja di prshaan lagi plus punya surat pengalaman krja jg. nah aku kan kepersertaan mei 2009. rnca mau aq ambil april 2014 bulan depan tuh gan. ada info atau kabar g tntang cerita temenku td?

    • 1. Yak betul, bisa di semua cabang, gak harus di cabang tempat terdaftar

      2. Setau saya yg bisa nyairin dana JHT Jamsostek sebelum masa keanggotaan genap 5 tahun cuma mereka yg keterima jd PNS/Polri/TNI (CMIIW).. Jd kalo blm 5 taun & masih kerja di swasta kayaknya blm bisa deh. Ada baiknya cek di website mereka atau tanya ke contact center siapa tau peraturannya udh berubah. Kalo mulai keanggotaan Mei 2009, amannya sih diurus bulan Juni ini. Kalo April/Mei 2014 sepertinya blm genap 5 thn + 1 bln

  8. Mau tanya skrng bisa ga mencairkan dana jamsostek saya.kepesertaan jamsostek saya sudah 10 tahun,resign dari perusahaan lama sekitar bulan nov 2014.tetapi saya sudah bekerja lagi di perusahaan lain dengan jamsostek yg berbeda dengan jamsostek di perusahaan pertama.jamsostek pertama tidak saya teruskan jadi dicut.diperusahaan kedua saya dibuatkan jamsostek yg baru dengan kepesertaan yg baru.bagaimana yah

  9. Mau tanya Gan, saat ini saya punya 3 kartu Jamsostek dari 3 perusahaan lama, kartu yang pertama sudah lebih dari 5 tahun, yg ke dua dan ke tiga belum sampai lima tahun.Kalo saya mau ambil semuanya apa bisa?
    Thank you.

    • Kayaknya cuma bisa buat yang udah lebih dari lima tahun. Tapi, kembali saya tekankan, saya bukan orang yang paling terpercaya untuk info ini karena cuma berdasarkan pengalaman saya doang. Lebih baik tanya langsung aja ke Jamsosteknya.

  10. Saya mau tanya kalau saya ingun mencairkan beberapa kartu jamsostek dari beberapa tempat sy bekerja dlu .. nah smentara di tempat yang baru punya jamsostek yang baru lagi …
    Yang jadi pertanyaan adalah apakah yang 2 jamsostek lama bisa di cairkan ?

  11. gan, surat keterangan berhenti bekerja maksudnya surat pengalaman kerja yg diberikan oleh perusahaan saat resign ya???

    • yup, maksudnya itu. Beberapa orang menyebutnya “paklaring”. Intinya sama aja: menyatakan bahwa kita gak lagi bekerja di perusahaan itu (dan otomatis perusahaan tsb berhenti menggaji dan membayar iuran jamsostek kita).

  12. Untuk jamsostek d bekasi ampun parah bgt udh bertele2 cara isi formulir na Antri an na panjaannggg bgt!. So Saya Hanya Balik badan aj ga jd ambil Dana na…
    Beda bgt waktu Saya ambil d Pusat na d gatot subroto jakarta ga terlalu Antri dan ga Ribet ky d bekasi..

  13. kalo belom resign berarti blom bisa diambil ya uangnya?walaupun sudah bekerja lebih dari 5 tahun?

    • Iya, namanya kan “Jaminan Hari Tua”. Kalo masih bekerja di tempat yang sama kan kantor bakal terus ngebayarin iurannya dan ntar jatuhnya jadi semacam ‘uang pensiun’ yang dibayarkan ketika umur udah ga produktif. :)

  14. Knp saya sdh 5 thn dan sdh masa tunggu genap sebulan blom bs di cairkan karna blom di closing sama prshaan yg lama….

    • Wah untuk kasus kayak gitu sebaiknya coba dikonfirmasi aja ke perusahaan yang lama.. Karena seharusnya jika udah resign dari situ berarti perusahaan lama udah gak ngebayarin iuran jamsostek mas lagi.

  15. saya sdh resign dr perusahaa tempat saya bekerja dan sdh ambil jht. dan beberapa lama kemudian saya dibekerjakan kembali di perusahan tersebut, apakah jht saya ini bisa didaftarkan kembali atau bagaimn yaah? tks

  16. saya punya 2 kartu jamsostek dan saya sudah menjadi anggota jamsostek slama 5 tahun dari kartu jamsostek yg pertama,,,,apakah saya bisa mencairkan dana jamsostek saya dari 2 kartu tersebut???plis infonya

  17. Mas saya senpet mau cairin di jakarta dengan semua kelengkapan dokumen tapi ditolak oleh jamsostek buncit dengan alasan saya masih tercatat aktif bekerja walaupun no jamsosteknya berbeda. Trus untuk surat referensi kerja dari perusahaan lama wajib tidak?

    • Mz ferikles yth.

      Nganu, sebenernya saya bukan karyawan Jamsostek mz…. :p Tapi saya bakal coba jawab.

      Mungkin mz feri dulu ga pisah baik-baik dengan perusahaan lama, jadi dicatet di sistemnya masih aktif? (mungkin lhoo..) Atau coba ke cabang yang lain, kali-kali aja lebih toleran mz..

      Surat referensi kerja sepertinya syarat mutlak mz feri, sebagai bukti kalo emang udah ga bekerja di perusahaan tersebut. Demikian mz feri jawaban dari admin, semoga memuaskan. :p

      • Mau tanya apakah sy bs cairkan dananya untuk perbaikan rumah , sedang sy seorang guru pns yang masa kerja 26 thun

  18. Mas qhu khan kpersertaan jmsostek thn 2012 tp qhu bru z hbs kontrak bln september kmrn…jht qhu bsa d ambil gk ya mas soal nya udh gk krja lg di mna2????

  19. min mo tnya donk sya mo claim dana jht sya tpi masa kejra blum 5 thn dri tgl 5 juni 2012 – 7 oktober 2014 apakah bsa di claim thn ini apa hrus nunggu 5 thn gtu mohon pnjelasan na min lgi btuh dana bwt brobat org tua

  20. Saya mw tanya,dalam pencairan jht itu yg dilampirkan surat pengalaman kerja yang terakhir atau semuanya.krna jamsostek saya ,saya sambung ke tmpat krja yg baru.tpi dua duanya sudh berhenti.tp di tmpt lama sy g dpt suarat penglman tpi di tmpt yg baru sy dpt surat penglman nya.

    • Menurut saya cuma yg terakhir aja yg dilampirkan. Tapi, sekali lagi, ini cuma pendapat saya. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke CS BPJS Ketenagakerjaan :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s