Kiamat (lagi)

Hari ini katanya kiamat.

Katanya. Entah menurut zona waktu mana.

Yang pasti sampai pukul 15.35 waktu Indonesia bagian Depok dan sekitarnya, semua masih seperti sediakala.

Ef4a3baad8b0dfbb6f7ab466618069_h316_w628_m5_cmjsqoocc

Udah berapa kali ya ngalamin hari kayak gini? Pertama waktu 9-9-99. Tapi bagi mayoritas orang Asia mah itu malah tanggal hoki, bukan tanggal sial. The year of golden dragon gitu loh. Terbukti, gak terjadi apa-apa. Asians.

Terus ‘kiamat’ Y2K juga. Ini justru yang paling rasional dan paling memungkinkan untuk terwujud. Bukan kiamat dalam pengertian yang sama dengan kiamat-nya agama-agama samawi sih, tapi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat peristiwa ini ya bisa dibilang ‘mendekati kiamat’. Semua karena asumsi kalo sistem komputer gak mampu mengenali pergantian tahun dari 1999 ke 2000 dan menganggapnya sebagai 1900. Padahal kalo diinget-inget tahun segitu mah ketergantungan manusia pada komputer belum separah sekarang. Fakta: gak terjadi apa-apa waktu pergantian tahun. 

Lalu 06-06-06, tanggalnya Lucifer. Kesannya hari itu satanic/demonic banget. Tapi, sekali lagi, gak ada kejadian apa-apa. Paling cuma pemutaran perdana remake film The Omen (yang ternyata gagal di pasaran). Lagian penduduk dunia udah kebanyakan yang kelakuannya kayak setan. Kayaknya gak akan bombastis-fenomenal seandainya raja setan memutuskan turun ke dunia.

Masih inget Harold Camping? Penyiar radio sekaligus pendeta asal AS ini pernah haqqul yakin berkoar-koar ke seluruh dunia via internet kalo hari akhir akan jatuh pada 21 Mei 2011. Waktu itu iklan tentang klaim dia sama seringnya nongol di internet kayak iklan Zalora sekarang. Ketika ternyata pada tanggal dimaksud gak ada kejadian apa-apa, dia merevisi tanggal kiamat jadi 21 Oktober 2011. Kiamat lah bisa diundur… :))

Lalu tibalah hari ini. 21 Desember 2012. Tanggal yang dinubuatkan oleh suku Maya di Amerika Selatan sebagai tanggal berakhirnya dunia. Semata karena sistem almanak mereka berakhir pada hari ini (jika telah dikonversi ke sistem Gregorian). Tanggal yang udah dinanti-nanti dari sejak awal dekade pertama di abad 21 gara-gara film “2012”. Tinggal nunggu kira-kira kurang dari 10 jam lagi nih buat saya untuk bisa dengan bangga menyatakan: “I survived the apocalypse (again)!”. Mudah-mudahan semua sesuai skenario.. #halah

Yang cukup mencuri perhatian adalah bagaimana orang-orang menanggapi isu kiamat ini dengan lucu, dengan menjadikannya guyonan dan lawakan yang buat saya lucu banget. Buat orang-orang yang terlalu serius, ini dianggap menghina “hari kiamat” beneran yang diamanatkan oleh agama dan menjurus ke penistaan agama. Ngebaca opini kayak gini saya cuma bisa bergumam dalam hati: *zoom in ala sinetron* “Yaelah, gua juga mengimani hari akhir kali. Itu salah satu syarat utama iman seorang Muslim. Justru yang kita tertawakan itu adalah adanya prediksi tentang jatuhnya kiamat, spesifik sampe tanggal-tanggalnya, dan (gilanya) ada yang percaya! Manusia kok coba ngelangkahin Tuhan…” *zoom out*

Daripada repot ngurusin kapan kiamat beneran bakalan tiba, mending dengerin wejangan dalam bentuk sebuah nomor syahdu nan kontemplatif dari raden Haji Oma Irama. Jadi kapan nih ada isu kiamat lagi? Zombie apocalypse? Ditunggu kehadirannya… :-* 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s