Words from The Grand Old Man

“Nabi Muhammad SAW yang diutus oleh Tuhan mengembangkan Islam di atas dunia ini sudah 12 abad lebih dahulu dari Marx mengajarkan sosialisme. Perkataan sosialisme baru di dalam abad ke-19. Sosialisme Marx anti-Tuhan. Tetapi, tujuan yang hendak dicapai masyarakat yang berdasarkan sama rasa sama rata yang bebas dari kemiskinan, sudah lebih dahulu dibentangkan di dalam Islam, agama Allah yang disampaikan Nabi Muhammad kepada umat manusia. Sayangnya, ulama-ulama kita hanya mengutamakan segi ibadat dan fikih, dan melupakan segi kemasyarakatan itu daripada Islam. Mengerjakan segi kemasyarakatan itu ialah juga perintah Allah dalam Al Quran. Dari ulama-ulama kita didikan langgar yang pengetahuannya berat sebelah, tidak dapat diharapkan bahwa mereka akan sanggup menelaah segi kemasyarakatan itu dalam Islam. Inilah kewajiban bagi kaum intelektual Islam yang mempelajari ilmu-ilmu sosial. Tjokroaminoto sudah mulai memperingatkan kepada umat Islam segi sosialisme dalam Islam. Aku akan membantu dia dengan sekuat-kuat tenagaku.”

Ucapan H. Agus Salim menjawab pertanyaan tentang kaitan sosialisme dan Islam sebagaimana dikisahkan oleh Mohammad Hatta dalam halaman 116 buku “Bukittinggi-Rotterdam Lewat Betawi”, seri pertama trilogi otobiografi “Mohammad Hatta: Untuk Negeriku”.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s