Campioni Senza Intercettazioni!

Campioni_sansiro

Ini adalah suasana San Siro pada tanggal 16 Mei 2004, waktu Milan menghadapi Brescia yang berkesudahan 4-2 dan menjadi partai kandang terakhir Milan musim 2003/2004. Musim ketika terakhir kali Milan memenangkan gelar Campioni d’Italia (untuk ke-17 kalinya) dan berhak menyandang emblem Scudetto di kostum musim berikutnya. Dua pekan sebelumnya, Milan sukses menekuk Roma 1-0 melalui gol cepat Andriy Shevchenko di awal pertandingan sekaligus memastikan scudetto untuk Milan. Itu adalah tujuh tahun yang lalu. Waktu itu Serie A masih disiarin di SCTV, full (dan gratis) dari awal musim untuk semua match day dan match time, tanpa pernah terpikir itulah musim terakhir Serie A disiarkan secara ‘normal’ oleh stasiun TV terestrial nasional. Tujuh tahun lalu, Paolo Maldini dan Billy Costacurta masih bermain, Leonardo masih menjadi salah satu tokoh dalam manajemen klub, dan protagonista utama Milan adalah dua pemain ini:

Wallpaper_sheva_kaka

How i miss those days when they played together for us..

 

Tujuh tahun kemudian, banyak hal telah berubah. Tradisi siaran langsung Serie A secara gratis di TV swasta Indonesia yang telah berjalan sejak awal 1990-an telah lama hilang. Loyalis Serie A terpaksa mengandalkan streaming internet, atau paling apes LiveScore.com untuk mengikuti jalannya kompetisi. Calciopoli mengubah semuanya. Serie A tidak lagi dipandang kompetitif karena terlalu didominasi satu klub tertentu, dianggap lamban, penuh dengan pemain old crack, dan tidak menjual. Milan mengalami kondisi ziru tituli sejak tahun 2007, dan terpaksa melihat pemandangan gak enak ketika setiap musim tetangga sebelah selalu merayakan gelar demi gelar yang seakan tidak berhenti datang sejak terungkapnya (atau mungkin lebih tepat ‘diungkapkannya’) Calciopoli. Kebetulan? Patut diakui klub-klub lain, termasuk Milan, memang tidak cukup kompetitif untuk bersaing dalam rentang waktu tersebut. Kekuatannya dipreteli habis-habisan sampai sulit untuk bangkit kembali. Kalau pendukung klub tetangga tentu menyebutnya sebagai ‘karma’, tapi dominasi mereka apakah layak disebut sebagai ‘kebetulan’? Atau ‘kebetulan yang direncanakan’?? Ah sudahlah, saya tidak mau mencampuri urusan ‘klub terjujur’ sedunia akhirat..

 

7 Mei 2011, Stadion Olimpico Roma. Penantian tujuh tahun untuk menjadi penguasa Italia berakhir sudah. Ini sekaligus memutuskan dominasi lima musim berturut-turut yang ditorehkan tetangga sebelah (jika Scudetto pemberian FIGC musim 2005/2006 juga diitung). Dua kali menang di derby dalam satu musim sudah cukup jadi pertanda kalau sesuatu yang indah telah menunggu di akhir musim. 

218de9e2275b722ef2990395026eb99b-getty-fbl-ita-as_roma-ac_milanD7b57c72aa4b2aa2e7c9d4b691e16275-getty-fbl-ita-as_roma-ac_milanJ5g0610xDeb10

 

Dan saat selebrasi itu pun tiba. 14 Mei 2011, Milan vs Cagliari. Partai kandang terakhir musim ini. Baik pertandingan maupun selebrasinya berlangung spektakuler. Meskipun, jujur, level permainan skuad musim ini masih satu tingkat di bawah skuad 2004, tapi tidak mengurangi rasa apresiasi saya kepada mereka, terutama antusiasme dan kengototan bermain yang sudah cukup lama menghilang dari permainan klub ini. Grazie ragazzi, grazi campione. Forza, lotta, vincerai, non ti lasceremo mai!

 

230555_10150199566961937_147054831936_7251158_1503236_nPhoca_thumb_l_milan_cagliari_16

18th! Champions without intervention indeed.


227935_10150199477141937_147054831936_7250502_6734132_n

…and we win it all on the field!!


Cqws4dcf3983038e4

Sorry neighbour, this time is our turn to rule the peninsula.

 

872b4dcf36460f492

Una grande squadra, sempre in festa ole’..


Tactic

The squad of our 3 last scudetti. Memories.


234828135-db05950b-b59e-4bd7-881d-46c67db6c9ee

..dan Piazza del Duomo pun berpesta..

 

225825_10150199647851937_147054831936_7251671_5250224_n225730_10150199647786937_147054831936_7251669_8004077_n

I presented you the champions of Italy

 

Vx2f4dcf35267a771

Forza ragazzi!


18

And as an icing in the cake, this is the epic post-match celebration. Ngedengerin Inno Milan dimainin sambil ngeliat footage video kompilasi perjuangan tim di musim ini, ditambah suasana San Siro malam itu.. bikin merinding + perasaan berkecamuk *halah*. Di akhir video, KPB memenuhi kaulnya untuk moonwalking di depan 80.000 penonton. Cekidot.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s